
Dalam sebuah langkah yang mengejutkan dunia teknologi dan industri game, Apple dikabarkan tengah mengembangkan perangkat game konsol pertamanya, sebuah proyek ambisius yang diyakini akan bersaing langsung dengan PlayStation, Xbox, dan Nintendo. Kabar ini mencuat pada pertengahan Juni 2025 melalui sejumlah sumber teknologi ternama dan bocoran internal dari mitra manufaktur Apple di Taiwan.
Konsol ini diperkirakan akan mengusung nama “Apple Arcade Pro”, dan menjadi bagian dari ekspansi besar Apple terhadap layanan Apple Arcade, yang kini sedang dikembangkan menjadi platform game kelas atas dengan dukungan game AAA.
Asal Mula Rumor: Bocoran dari Rantai Pasokan
Sumber dari situs teknologi 9to5Mac dan analis Apple terkenal, Mark Gurman (Bloomberg), menyebut bahwa Apple tengah menguji coba perangkat keras mirip konsol dengan sistem operasi turunan dari iOS/macOS.
Bocoran menyebut:
- Perangkat memiliki bentuk kotak ramping seukuran Apple TV 4K, namun dengan spesifikasi jauh lebih tinggi.
- Menggunakan chip Apple M4 Ultra, yang dilengkapi dengan GPU terintegrasi performa tinggi dan pendingin aktif.
- Tersedia port HDMI, USB-C, dan slot ekspansi SSD eksternal.
Proyek ini disebut sebagai bagian dari inisiatif internal bernama “Project Horizon” dan kemungkinan besar diumumkan secara resmi pada event Apple September Event 2025.
Apple Arcade ‘Naik Kelas’ dengan Game AAA
Seiring dengan pengembangan konsol, Apple juga mulai menggandeng developer besar untuk menghadirkan game AAA eksklusif untuk ekosistem Apple Arcade. Beberapa studio yang dikabarkan sudah menandatangani kerja sama:
- Ubisoft: Mengembangkan seri eksklusif Assassin’s Creed: “Origins of Eden”.
- Capcom: Proyek baru bertema survival horror eksklusif untuk Arcade Pro.
- miHoYo: Versi ultra HD dan eksklusif dari Genshin Impact 2.0.
Apple juga disebut-sebut sedang mengakuisisi developer indie populer yang selama ini aktif di platform Steam dan Epic Games Store.
Fitur Unggulan Arcade Pro (Bocoran Sementara)
- Apple GameOS
- Sistem operasi ringan berbasis macOS ARM yang dioptimalkan untuk gaming.
- Integrasi penuh dengan iCloud, Apple ID, dan App Store.
- Kontroler Bluetooth Eksklusif
- Didesain menyerupai controller Xbox, namun dengan trackpad mini dan touch sensor.
- Haptic feedback dan adaptif trigger seperti DualSense PS5.
- Layanan Cloud Gaming Apple+
- Mendukung streaming game hingga 4K 60fps.
- Sinkronisasi progres game di iPhone, iPad, Mac, dan Arcade Pro.
- Game Eksklusif
- Apple Arcade Pro akan punya akses ke game yang tidak tersedia di perangkat iOS biasa.
- Beberapa game hanya bisa dimainkan di hardware khusus ini karena tuntutan grafis.
Tanggapan Dunia Industri Game
Kabar ini menimbulkan reaksi beragam dari komunitas gamer:
“Kalau Apple benar-benar bikin konsol, itu bisa mengubah arah industri.”
“Saya skeptis, tapi kalau Apple bisa tarik Ubisoft dan Capcom, ini bukan main-main.”
“Asalkan bukan gimik kayak Apple TV sebelumnya. Kami ingin performa, bukan gaya.”
Beberapa analis juga memprediksi bahwa Apple akan mengandalkan ekosistem tertutup dan kemudahan integrasi dengan perangkat Apple lainnya untuk menarik pasar gamer kasual dan profesional.
Apakah Apple Siap Masuk ke Dunia Konsol?
Meskipun Apple dikenal sangat berhati-hati dalam memasuki industri baru, sinyal masuknya mereka ke dunia konsol bukan tanpa alasan:
- Penjualan perangkat gaming meningkat setiap tahun, dengan pasar global mencapai lebih dari $200 miliar USD pada 2024.
- Apple sudah menguasai segmen mobile gaming, dan kini ingin memperluas dominasi itu ke ruang tamu.
- Dukungan hardware mereka lewat chip M-series terbukti mampu menjalankan game kelas berat dengan efisiensi tinggi.
Jika semua rumor ini benar, Apple Arcade Pro bisa menjadi konsol keempat dalam “perang konsol” setelah PlayStation, Xbox, dan Nintendo.
Kapan Konsol Apple Akan Dirilis?
Belum ada tanggal resmi, namun spekulasi menyebutkan:
- Pengumuman: September 2025
- Pre-order dibuka: Oktober 2025
- Rilis global: November–Desember 2025
Diperkirakan harga awal Arcade Pro akan berada di kisaran $399 hingga $499 USD.
Rumor tentang Apple mengembangkan konsol game baru bukan sekadar isapan jempol. Jika semua ini benar, maka kita akan menyaksikan lahirnya kompetitor baru yang sangat kuat, dengan keunggulan di sisi ekosistem, desain, dan layanan digital.
Pertanyaannya bukan lagi apakah Apple bisa bersaing, tapi apakah gamer siap menyambut konsol dengan logo apel digigit di ruang game mereka?